Image of Psikoanalisis dan Zen Buddhisme

Text

Psikoanalisis dan Zen Buddhisme



Manusia Barat berada dalam keadaan skizoid (ketidakmampuan untuk mengalami afeksi); dan karenanya menjadi begitu cemas, tertekan, dan putus asa. Meskipun ia masih berbasa-basi terhadap tujuan kebahagiaan, individualisme, inisiatif—tetapi sebetulnya sama sekali tak memiliki tujuan. Ditambah lagi, ia tidak hanya menanggalkan ilusi tentang Tuhan, tetapi juga melepaskan tujuan murni dari agama-agama humanistik besar: demi mengatasi keterbatasan diri yang teramat egotistical, demi menggapai cinta, objektivitas, bersikap takzim, dan menghargai kehidupan.Taoisme dan Buddhisme mempunyai rasionalitas dan realisme yang lebih unggul ketimbang agama-agama Barat. Mereka mampu melihat manusia secara realistis dan objektif. Inilah persisnya alasan mengapa pemikiran religius Timur, Taoisme dan Buddha—dan perpaduannya dalam Buddhisme Zen—menyandang nilai yang teramat penting bagi Barat dewasa ini.


Ketersediaan

251100406294.392 7 Fro pPerpustakaan STFTTersedia
251100407294.392 7 Fro pPerpustakaan STFTTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
294.392 7 Fro p
Penerbit IRCiSoD : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
150 hlm
Bahasa
ISBN/ISSN
978-623-5348-27-8
Klasifikasi
294.392 7 Fro p
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this