Image of Militansi dan Toleransi: Refleksi Teologis atas Rahmat Sakramen Baptis

Text

Militansi dan Toleransi: Refleksi Teologis atas Rahmat Sakramen Baptis



Bahwa orang beragama menganggap agamanya yang paling benar tidak usah mengherankan kita. dalam pergaulan antar umat beriman sering terjadi saling curiga dan saling mengkafirkan di antar kelompok-kelompok penganut agama. Para pemeluk agama adalah sah untuk mengklaim bahwa agama yang diyakini adalah yang laing benar. Dan kalau demikian, maka secara logis harus disimpulkan bahwa agama orang lain adalah tidak benar untuk dia. Karena baginya hanya agamanyalah yang paling benar. Kalau tidak demikian maka tentu saja ia akan pindah. Sikap ini mungkin lebih tepat disebut militansi bukan fanatisme. Militansi masih terbuka bagi toleransi, sedangkan fanatisme sama sekali tidak ada ruang bagi toleransi.


Ketersediaan

251100274265 Suj mPerpustakaan STFTSedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-09-16)

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
265 Suj m
Penerbit Kanisius : Yogyakarta.,
Deskripsi Fisik
164 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-21-3271-7
Klasifikasi
265 Suj m
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this