<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="17958">
 <titleInfo>
  <title>Pengantar Teologi Ekologi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Pdt.prof.dr.(H.C) EMANUEL GERRIT SINGGIH,PH.D</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
   <publisher>pt kanisius</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>301 hlm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Krisis ekologi didebabkan karena selama ini lingkungan hidup hanya dipahami sebagai lingkungan hidup manusia saja, padahal lingkungan hidup adalah lingkungan di sekitar manusia tempat organisme dan anorganisme berkembang dan berinteraksi. Bumi telah berusia sekitar lima miliar tahun, sedangkan kehidupan telah berlangsung tiga miliar tahun. Pengantar Teologi Ekologi mengangkat masalah-masalah kerusakan alam dan tugas pemeliharaan lingkungan hidup dewasa ini menjadi tema teologi. Dalam buku ini, Teologi Ekologi dibahas dengan berangkat dari teologi Kristen Protestan. Teologi ini membangun suatu spiritualitas baru yakni 'sebuah sikap yang mencintai alam'. Sebagai orang beriman yang mencintai Tuhan, dan mengingat Tuhan bisa imanen di dalam alam, mencintai alam juga menjadi satu bagian dalam penghayatan iman Kristiani. Buku ini mempresentasikan tantangan pemeliharaan lingkungan hidup seluas dunia dan di tanah air Indonesia. Teologi Ekologi dalam buku ini menguraikan tanggapan teologis Gereja-Gereja anggota WCC dan Katolik terhadap kerusakan ekologi, termasuk suatu pembahasan panjang tentang ensiklik Paus Fransiskus Laudato Siâ€™.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>261.836 Sin p</classification>
 <identifier type="isbn">9789792170689</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Fakultas Filsafat Universitas Katolik Santo Thomas</physicalLocation>
  <shelfLocator>261.836 Sin p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">221101035</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan STFT</sublocation>
    <shelfLocator>261.836 Sin p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>1_%252833%2529.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>17958</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-11-29 09:55:50</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-16 10:11:53</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>